Tips: Cara mengecek kondisi energi baterai laptop di Windows, sudah drop atau masih baik!

Tips Windows Cara mengecek kondisi energi kapasitas baterai Laptop Notebook Selamat Minggu pagi, notebook user! Baterai laptop Windows 7-mu cepat habis (drop) saat dipakai! Apa type battery dan kondisi kapasitasnya! Sudah coba mengecek level pemakaian energi baterainya! Jangan dibiarkan kondisi baterainya memburuk dari waktu ke waktu, bro! Jika laptop sering cepat mati karena kehabisan daya baterainya yg boros hampir dipastikan kondisinya sudah drop, hal ini juga menyebabkan pasokan dayanya tak stabil yang lambat laun bisa merusak laptop, juga memperpendek umur harddisk dan komponen lainnya. Maka segera gantilah baterainya jika benar-benar drop, namun sebelumnya perlu dicek biar lebih pasti apa benar baterainya sudah drop atau masih baik. Bagaimana caranya? OK lebih jelasnya berikut ini tipsnya cara mendapatkan informasi rinci tentang kondisi baterai laptop tersebut?
Ternyata baterai laptop sudah tak perlu dicek kondisinya secara fisik, dilepas baterai laptop kemudian diukur memakai ESR Meter, tapi cukup menggunakan bantuan aplikasi (software) Windows. Mari disimak cara mengecek kondisi baterai laptop dengan aplikasi Windows disertai petunjuk penggunaannya (khusus Windows Vista, 7 dan 8 dst-nya), antara lain:

Menggunakan aplikasi Powercfg melalui DOS Command Prompt

Aplikasi bawaan windows ini bisa memberikan laporan secara terperinci kondisi baterai bagi para pengguna notebook. Informasi secara lengkapnya dalam bahasa Inggris, antara lain: – apa tipe baterainya (Chemistry), – berapa kapasitas desain awalnya (Design Capacity), dan – berapa muatan penuh terakhirnya (Last Full Charge), data-data inilah yang didipakai menghitung nilai persentasi terakhir level pemakaian energi baterai (Battery Wear Level), langkah-langkahnya:

  • Klik tombol [Startmenu] dan ketikkan cmd di kotak isian search programs and files
  • Klik kanan pada cmd.exe yang tercantum di bagian paling atas dari pencarian Startmenu,
  • pilih klik Run as administrator
  • Jendela layar Administrator: C:\Windows\System32\cmd.exe muncul, lalu ketikkan

    di command prompt dan tekan Enter
    cara cek kondisi baterai laptop tipe kapasitas

  • Silahkan tunggu aplikasi powercfg selesai memeriksa kondisi baterai laptop anda selama 60 detik yang nantinya akan membuat laporan filenya (dalam format html
  • Misalnya, jika muncul tulisan berikut See C:\Windows\system32\energy-report.html for more details, berarti pemeriksaan kondisi baterai sudah selesai
  • Berarti powercfg secara otomatis sudah membuat file laporan hasil cek baterainya menjadi file energy-report.html (misalnya tersimpan di folder C:\Windows\system32\
  • Nah, silahkan dicari filenya melalui Windows Explorer! Atau bisa coba dicopy-paste link URL-nya dan dibuka melalui browser anda!

  • Kemudian telusuri geser scroll mouse ke bawah sampai menemukan tulisan Battery:Battery Information, lalu perhatikan informasi yang ditampilkannya
    (contohnya dari laptop Sony Vaio Core i7 milik Admin)

      Battery ID Sony Corporation
      Manufacturer Sony Corporation
      Serial Number xxx
      Chemistry Lion
      Long Term 1
      Design Capacity 51060
      Last Full Charge 25899

  • Tampak terlihat informasi yang simpel tentang kondisi baterai laptop termasuk apa tipe baterainya (misalnya LION atau Li-Io)
  • Ok, sudah selesai menyimak informasinya! Sekarang coba bandingkan antara Design Capacity dengan Last Full Charge-nya, karena cara menghitung kondisi (level) energi baterainya adalah nilai Last Full Charge (25899 mWh) dibagi nilai Design Capacity (51060 mWh) lalu dikalikan 100, maka hasilnya adalah level pemakaian energi baterai dari baterai laptopnya saat ini dalam persen %. yaitu 51 persen (Battery Wear Level)
    Nah jika level pemakaian energi baterai laptopnya antara 31-50% berarti kondisi baterai laptopnya lumayan sip, masih belum drop, bro! Sebaiknya sejak saat ini mulailah belajar menyisihkan sebagian uang belanja (menabung) demi membeli cadangan baterai laptop yang baru!

Catatan: Semakin rendah nilai % persen, berarti daya tahan baterai menyuplai daya listrik laptopnya semakin rendah, artinya lamanya laptop bertahan hidup (tanpa aliran AC adapter) juga semakin pendek waktunya. Saat mencapai dibawah 20% maka sebaiknya siap-siap mengganti baterai laptop-nya dengan yg baru.

Menggunakan aplikasi Nirsoft’s BatteryInfoView

Cara ini lebih praktis lagi, gampang dan cepat banget, cukup download aplikasi Nirsoft’s BatteryInfoView (.zip) dari link URL berikut ini
//www.nirsoft.net/utils/batteryinfoview.zip
Aplikasi gratis Windows ini secara otomatis memberikan laporan kondisi baterai langsung secara terperinci begitu dijalankan. Informasi secara lengkapnya terjawab dalam bahasa Inggris, antara lain:

  • Apa tipe baterainya (Chemistry)
  • Berapa kapasitas desain awalnya (Designed Capacity)
  • Berapa muatan penuh terakhirnya (Full Charge Capacity), sekaligus
  • Berapa level pemakaian energi baterainya(Battery Wear Level), juga termasuk
  • Berapa voltase-nya (Voltage),
  • Berapa tanggal awal pemakaian (Manufacture Date),
  • berapa nomor serial baterainya (Serial Number), dan lain-lain.

Cara penggunaan: buka file zipnya dari Windows Explorer, kemudian jalankan aplikasi BatteryInfoView.exe didalamnya.

Nah, salah contoh hasilnya adalah laporan kondisi baterai laptop Admin (merk Sony VAIO Core i7) tanggal 26/2/2015, berikut ini:
kondisi baterai laptop sony vaio i7 qu nirsoft battery info view

BONUS TIPS: Cara mengkonversi mWh => mAh

Contohnya: Hitung berapa mAH jenis baterai laptop Admin, jika memiliki kapasitas desain baterai (Designed Capacity) sebesar 51060 mWh dan Voltasenya (Voltage) adalah 11938 milivolt (setelah dicek melalui aplikasi Nirsoft’s BatteryInfoView)?

Langkah pertama adalah mengkalkulasi nilai milliwatt-hour (mWh) ke Watt-hour (Wh).

Wh = mWh/1000
Wh = 51060/1000
Wh = 51,060

Selanjutnya, cara menghitung nilai Ampere-hour (Ah) menggunakan rumus dasar Ah = Wh / V (V = voltage), maka ubah dulu nilai voltasenya dari milivolt ke volt, 11938/1000 = 11,938 v

Ah = Wh / V
Ah = 51,060 / 11,938
Ah = 4.277098341430725

Selanjutnya mengkonversi nilai Ampere-hour (Ah) ke milliampere-hour (mAh).

mAh = Ah * 1000
mAh = 4.277098341430725 x 1000
mAh = 4277.098341430725
nilai mAh = 4277 (dibulatkan)

Sebenarnya ada juga rumus dasarnya yang mudah & cepat yaitu mAh = 1000 x (mWh / mV ) (mV=miliVolt)
sekedar menerangkan kepanjangan dari singkatan Ah, mAh, Wh mWh, v dan mV.
jadi, nilai mAH = 1000 x (51060 / 11938) = 4277 juga.

Jadi hasil perhitungannya, baterai laptop ini kira-kira memiliki jumlah energi yang tersimpan awalnya sebesar 4277 mAh (miliampere-hour). Nah, setelah melihat bermacam jenis spesifikasi baterai laptop, maka tipe paling mendekati adalah 4400 mAH
Kesimpulannya: kemungkinan laptop Sony Vaio ini menggunakan baterai type 4400 mAh (Lion).


Sudah selesai menyimak tipsnya! Selanjutnya, silah coba cek sendiri kondisi baterai laptop Anda dengan cara yang diinginkan!. Semoga tips singkat ini cukup bermanfaat, ya. Thanks kunjungannya.

One thought on “Tips: Cara mengecek kondisi energi baterai laptop di Windows, sudah drop atau masih baik!

Komentar ditutup.